Iklan
News Ticker

Panggung Wayang Yang Roboh Di Purbalingga

Kisah nyata, ketika panggung wayang yang roboh sebelum pentas dimulai. Terjadi daerah bernama unik, Lemah Meteng yang artinya Tanah Hamil. Masuk di wilayah Purbalingga, Jawa Tengah. Sore hari ketika gamelan dan wayang telah diset, angin bertiup kencang, hujan begitu lebat dan robohlah panggung menimpa gamelan wayang. Setelah kejadian ini, beberapa waktu kemudian hujan pun reda dan matahari muncul kembali. 
Informasi dari penduduk setempat di desa itu ada sebuah makan yang sangat angker.Seharusnya sebelum mulai pagelaran harus diadakan Tari Lenggeran Gunung Sari Kali Bagor (konon katanya untu sesaji para leluhur). 
Karena dalang dan sinden serta penari datang sore hari, maka siang harinya tidak diadakan tarian tersebut. Keanehan lain, ketika rombongan dalang dan sinden dalam perjalanan yang biasanya heboh bercanda, kali itu menjadi diam seribu bahasa. Sang sopir kehilangan arah dan beberapa kali salah jalan. 
Sampai di lokasi Sang Dalang diharuskan melakukan ritual nyekar ke makam keramat bersama juru kunci dan beberapa orang asli desa tersebut. Bahkan kemudian sang sopir kesurupan, minta salaman dengan sang dalang. Kamudian beksan Lengger di laksanakan, namun sang penari juga seperti berat melakukan tarian, karena seperti ada yang memegangi tangan dan kakinya. 
Namun akhirnya pentas wayang tetap berjalan lancar sampai pagi. Karena ada dalang lain yang tidak sampai kelar dalam pentasnya karena gangguan. 
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: