Iklan
News Ticker

Konspirasi Movistar Yamaha

Selepas Seri Silvertone, Rossi kembali ke puncak klasemen setelah disalip rekan setimnya dengan poin yang sama sebelumnya.

Kans VR46 untuk meraih juara ke 10-nya memang terbuka, karena pengancam utama yaitu Lorenzo adalah rekan setim, sementara saingan dari luar sekarang angin-anginan dan langganan Crash makanya dapat julukan Mark Marcrash.

Kenapa Lorenzo walau saingan namun tetap aja dianggap gampang? Sepertinya ada konspirasi di dalam Tim Movistar Yamaha. Prestasi kedua pembalapnya naik turun seperti disetting. Alasan Lorenzo kalo prestasi jeblok juga seperti dibuat-buat dan sepertinya tidak selevel MotoGP. Walau JL99 sering mengeluarkan statemen aneh, namun di musim ini sepertinya terlalu ndeso alasannya.

Konspirasi? Simak tabel berikut:

rossi vs lorenzo points watermark

  • Di seri-seri awal sampai seri Argentina Lorenzo tampak tak menjanjikan, selalu posisi 4 dan 5. Sementara Rossi dua kali juara dan sekali nomor 3. Point keduanya beda 30-an
  • Masuk seri Spanyol (Jerez), Le Mans, Mugello sampai Spanyol lagi (Catalunya) Lorenzo selalu juara, sementara Rossi langganan podium, 2 kali runner up, 2 kali nomor 3.
  • Setelah Catalunya ini, poin keduanya beda 1 angka dan Lorenzo belum bisa menyalip angka Rossi.
  • Seri Assen, Rossi juara lagi, Lorenzo nomor 3, beda point jadi 10, malah ada yang bilang keduanya TUKAR MOTOR
  • Race Sachsenring dan Indianapolis keduanya tidak juara. Rossi tetap podium terus, Lorenzo sempat di posisi 4
  • Seri Brno, Lorenzo berhasil juara dan menyamakan point dengan Rossi namun dengan jumlah kemenangan lebih banyak, Lorenzo berhak jadi pemimpin klasemen.
  • Seri Silverstone, Rossi juara dan Lorenzo jeblok sampai urutan 4 gara-gara kaca helm (lagi). Selisih keduanya sekarang 8 poin.

Seperti disetting kan? Asal keduanya pointnya tinggi dan bisa menjegal ancaman dari tim rival yaitu Marquez yang sekarang tertinggal 77 angka dari Rossi. Kemungkinan masih ada dengan syarat di sisa 6 seri ke depan, MM93 harus unggul dari Rossi sebanyak 13 point sepanjang seri.

Artinya ke depan Marquez harus selalu menang dengan point 25, akan menghasilkan total 309 angka. Sedangkan Rossi maksimal posisi 4 sebanyak 3 kali dan posisi 5 sebanyak 3 kali pula, akan menghasilkan nilai akhir 308.

Eits ada Lorenzo yah, jika MM93 bisa menang terus di 6 seri akhir, Lorenzo maksimal juara 1 kali dan 5 kali maksimal posisi 3, akan menghasilkan poin 309, namun akan kalah dari jumlah kemenangan.

Gimana fans Marquez, masih mungkin kan?

:mrgreen:

Iklan

5 Comments on Konspirasi Movistar Yamaha

  1. Haiyyah konspirasi 😀

    Suka

  2. wah iya ya… masuk akal juga…

    Suka

  3. weh otak atik gatuk nih….

    Suka

  4. katanya orang yang kata temennya lagi… teori konspirasi hampir terdapat disemua bidang. tapi ya untuk memvuktikannya ya super duper suuliit :*)

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: