Iklan
News Ticker

Testride Kawasaki Edge Ke Dieng

By : Uungferi

Kawasaki, sebagai salah satu perusahaan otomotif negeri matahari terbit ini dipenghujung tahun 2009 meluncurkan satu produk motor bebek dengan nama EDGE. Mungkin beberapa media bahkan temen-temen bloger EDGE sudah menjadi barang basi, motor jenis cub yang mengusung jargon “Buat Yang Berani” ini coba dingulas dengan paduan jalan-jalan dengan beberapa tim lainya.

Untuk menguji ketangguhan Kawasaki Edge 115cc yang disebut-sebut sebagai DNA Kawasaki Ninja 250cc, diilih jalur Purwokerto – Dieng yang juga merupakan jalur alternatif menuju Semarang.  Jalanan yang tak begitu ramai membuat riding dengan Edge semakin bebas buat betot gas sepuasnya, disamping itu jalanan terbilang ekstrim karena banyak tikungan tajam, tanjakan dan turunan yang curam. brummm… brummm…

Jaraknya terhitung lumayan jauh sekitar 100 Km melewati jalur  Purwokerto – Padamara – Rembang – Kejobong – Karang Kobar dan Dieng dan 26 Km dari kota Wonosobo. Perjalanan dimulai dari Kawasaki Sumber Baru Motor (KSBM) Purwokerto yang menyediakan unit untuk riding impresion, ditempuh dengan waktu kurang lebih 2,5 jam untuk sampai ke Dieng Plateu. Diajak serta builder muda Wiwin dari Wins Paddock sebagai salah test rider. Tak lupa kami juga membawa 3 buah kawasaki Ninja 250 cc dari klub Kanibal Purwokerto dan satu unit Kawasaki KLX sebagai pemanis perjalanan.

Dieng Plateu

Dieng adalah sebuah kawasan di daerah dataran tinggi yang merupakan perbatasan antara Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Desa Dieng terbagi menjadi Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara dan Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Wisata Dieng adalah sebuah tujuan wisata dataran tinggi yang sangat exotic dengan udara dingin yang mencapai suhu  15-20 derajat celcius di siang hari dan 10 derajat celcius dimalam hari. Woowww,…. duiinggiiinn…

Memang gak salah bila disebut sebagai DNA dari Ninja 250cc. Meski digeber pada RPM tinggi mesin tetap stabil dijalanan dieng yang meliuk-liuk. Bahkan top speed mencapai 110 Km/jam riding tetap stabil dan handlingnya mantab, hal ini disebabkan karena rangka didesain aerodinamis serta padat berisi. Memang setang motor terbilang berat, justru karena berat itulah yang membuat EDGE ini tetap stabil meskipun di geber dengan RPM tinggi

Jalanan menanjak paling sip pergunakan gigi 2 dan 3, alasanya gigi 2 bisa diajak meraung hingga 60 km/jam. Kemudian pada tanjakan yang sedikit mendatar pergunakan gigi 3. Bermanuver di jalan kota maupun pegunungan  motor ber-cc 115 ini tetap oke. Perpindahan gigi transmisi juga terasa lebih empuk dibanding motor pendahulunya.

Kelebihan Kawasaki EDGE 115cc

  • Handlingnya mantabpdan lincah
  • Bensin tergolong irit karena menghasilkan powermax yang sedikit
  • Mesin sangat responsif
  • Stabil

Kelemahan Kawasaki EDGE 115cc

  • Rem belakang masih tromol
  • Kalah torsi dibandingkan dengan bebek 110 pabrikan sebelah
  • Suara mesin tergolong kasar
Iklan

1 Comment on Testride Kawasaki Edge Ke Dieng

  1. hahah kang, monggo dicoba lagi kalo udah inreyen kang, nikmati jambakan baru kalo udah lebih dari 60kpj kang, tinggal setel kerenggangan klep sama karbu aja kok.. saya pake kerabat jauhnya kang..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: